Director:Vicente Aranda Writers:Vicente Aranda (writer)/Juan Marsé (novel) Release Date:19 September 1989 (Spain) Genre:Drama Plot:In the post Spanish civil war years, Catalan kids would sit in circles among the ruins and tell stories... Plot Keywords:Spanish Civil War | Rough Sex | Tall Tale | Explicit Sex | Male Prostitute Awards:6 wins & 7 nominations
Director:Amy Redford Writer (WGA):Amos Poe (written by) Genre:Drama | Music | Romance Plot:The life of a woman is transformed after she is diagnosed with a terminal disease, fired from her job and abandoned by her boyfriend. Given two months to live, she throws caution to the wind to pursue her dreams. Plot Keywords:Guitar | Electric Guitar | Terminal Illness | Pizza Delivery | Shopping Spree Awards:2 nominations
Kisah klasik yang muncul yang dipetik dari sbeuah novel sebelum akhirnya diangkat ke layer perak telah menjadi sebuah karya yang cukup berharga dalam dunia seni Indonesia. Kisah hidup Siska yang dihiasi oleh cinta Leo dengan segala drama yang menghiasinya adalah resepi yang telah membawa kisah cinta ini menjadi sebuah kisah cinta romantis yang paling popular hingga kini. ‘Badai Pasti Berlalu’, judul novel tersebut, merupakan karya penulis bernama Marga T yang kemudian pada tahun 1977 telah diangkat sebagai sebuah filem oleh Teguh Karya. Novelnya laris terjual melebihi angka 24, 000 unit dan filemnya sukses mengangkat nama-nama Christine Hakim, Roy Marten, Slamet Rahardjo dan Mieke Wijaya. Susunan muzik yang digubah oleh Eros Djarot juga menjadi karya berharga dan sebuah ‘collectors item’ yang memiliki nilai sejarah yang tinggi.
Bermula dari kejayaan itu, di tahun 2007 akan filem ini akan dibuat semula mengangkat kembali kisah ‘Badai Pasti Berlalu’. Film re-make ini cuba mengintrepretasikan kisah ‘Badai Pasti Berlalu’ dengan gaya dan sinematografi yang lebih terkini dengan menampilkan bintang-bintang muda yang sedang hangat di Indonesia, Vino G Bastian (Realita Cinta Rock N Roll), Winky Wiryawan (Jelangkung, Ruang) dan Raihaanun. Bintang-bintang muda ini juga akan digandingkan dengan aktor senior seperti Slamet Rahardjo.
Judul ini mungkin tepat untuk menggambarkan materi album terbaru Ungu. Seperti mengejar setoran, deadline dan momen yang lagi berjejalan lagu-lagu mellow dengan lirik cinta yang menyayat, tapi Ungu melupakan yang namanya ”keindahan”!
Dari track pertama ”Aku Datang Untuk Mencintaimu” sampai track terakhir ” Cinta Dalam Hati” nuansanya hampir sama semua dan nggak beda jauh dengan materi lagu-lagu sebelumnya, kalau nggak boleh dibilang boring ketika mendengar pengulangan-pengulangan di setiap track-nya. Mungkin ini yang dinamakan sebagai konsistensi ala Ungu yang nggak mau lepas dari lagu-lagu dengan lirik cinta, mellow dengan dibuat nada yang hampir sama. Dari 12 lagu yang ada di album ini hampir sebagian besar diciptakan oleh Enda biarpun Oncy, Pasha dan Makky menyumbangkan beberapa lagu. Enda-lah yang punya andil besar dalam menciptakan sebagian besar lagu di album ini.
Setelah 5 tahun absen, Ebiet G.Ade kembali merilis album baru yang diberi judul In Love : 25th Anniversary. Album yang sarat dengan lagu-lagu bertemakan cinta ini dipersembahkan untuk memperingati 25 tahun usia pernikahan Ebiet G.Ade bersama sang istri tercinta, Yayu Sugianto.
Album in Love : 25th Anniversary memuat 16 lagu, 15 diantaranya merupakan lagu lama dan ada 1 lagu baru yang juga merupakan hasil ciptaan mas Ebiet sendiri, Demikianlah Cinta judul lagu baru tersebut. Ada 2 lagu lama yang diarransemen ulang oleh Anto Hoed, yaitu : Nyanyian Rindu dan Camelia III. Dan ternyata setelah diarransemen ulang, wah....kedua lagu tersebut semakin nikmat dan nikmat saja untuk didengarkan.